Home > Berita > FUHH!! lagi kes langgar budak di china

FUHH!! lagi kes langgar budak di china

facebook LIKE UTK TERIMA UPDATE TERKINI & KLIK [X] UTK TUTUP --> Button Close

Like kami di facebook untuk menerima update terkini terus ke wall facebook anda.

Kejadian tragik yang menimpa seorang gadis malang dari China iaitu Wang Yue tentunya masih segar di ingatan kita semua. Namun seminggu setelah setelah kejadian tersebut, insiden yang serupa kembali terjadi di China, dan kali ini korbannya adalah seorang kanak-kanak laki-laki.

(gambar)Ibu Maoke Xiong duduk di sebelah trak yang melanggar putranya sampai tewas

Seorang pemandu trak melanggar seorang kanak-kanak laki-laki berusia lima tahun, dan kemudian melanggarnya kembali untuk mempastikan sang anak kecil tersebut telah benar-benar tewas (mati), dalam upaya menghindari membayar kos rawatan hospital untuk sang anak.

Insiden mengerikan ini terjadi di Luzhou, Cina barat, ketika pemandu Ao Yong melangggar kanak-kanak laki-laki bernama Maoke Xiong, yang ketika itu dia berjalan kaki untuk menuju ke sekolah.

“Aku melihat truak tersebut mundur sedikit dan kemudian bergerak maju lagi. Xiong kemudian tergilas dalam roda dan trak terus kedepan sejauh sepuluh meter. ” kata seorang saksi mata Shifen Zhang.

Sementara saksi lain yang lalu di tempat kejadian mengatakan bahawa sang pemandu melompat keluar traknya setelah melanggar anak itu, dan langsung bertanya berapa banyak yang harus dia bayar.

Menurut pernyataan pihak kepolisian setemat, Yong (35 ) pemandu trak dari Luxian, berdebat dengan keluarga sang kanak-kanak tentang biaya selama tujuh jam.

Setelah insiden tersebut, Yong membantah sengaja melanggar kembali anak tersebut untuk membunuhnya. Bahkan, polis dan staf pemerintah berkeras Xiong meninggal akibat pelanggaran.

Menurut penyelidikan, polis memutuskan bahawa Yong adalah orang pertama yang memanggil pihak berwajib setelah traknya melanggar seorang anak di desa Yunfeng, di Luzhou, Provinsi Sichuan. Mereka mengatakan tubuhnya tidak langsung dipindahkan kerana penduduk desa yang marah menuntut bayaran segera dari sang pemandu.

Diketahui, memberikan bayaran jika korban kecelakaan meninggal dilihat oleh banyak orang China sebagai cara yang lebih murah, daripada harus membayar biaya untuk rawatan yang panjang.sumber dailymail

Artikel Yang Mungkin Anda Minati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *